AFFILIASI PEMASARAN
A. PENGERTIAN AFILIASI PEMASARAN
Afiliasi pemasaran adalah memasarkan produk dari suatu lembaga atau perusahaan pemilik produk (affiliate merchant) dengan cara bergabung atau mendaftar terlebih dahulu menjadi affiliate marketer. Para affiliate marketers (pemasar produk) hanya akan dibayar ketika produk tersebut sudah laku terjual.
Pada perkembangannya, afiliasi banyak digunakan dalam usaha pengembangan bisnis, utamanya bisnis online yang makin marak belakangan ini. Dengan kesepakatan bersama, kedua belah pihak mendapatkan keuntungan dari afiliasi yang di bentuk.
Di dalam akuntansi kita mengenal perusahaan afiliasi (affiliated company), pengertian afiliasi dalam perusahaan adalah satu atau lebih perusahaan yang berada dalam suatu sistem perusahaan induk atau disebut juga anak perusahaan.
B. MANFAAT AFILIASI PEMASARAN
1) Manfaat Bagi Afiliasi Marketer
a. Tidak perlu untuk membuat produk
Anda tidak harus membuat atau menghasilkan produk apapun apapun. Ini adalah tugas pedagang. Jadi, Anda hanya diminta untuk memilih produk untuk menjual, memdapatkan link afiliasi dan memulai bisnis anda dalam 10 menit.
b. Bisa mulai dengan tanpa modal
Fitur penting lainnya dari pemasaran afiliasi adalah bahwa Anda dapat memulai bisnis Anda dengan sedikit atau tidak keluar dari beban saku.
c. Bisnis online termudah
Ini adalah bisnis online termudah karena fakta bahwa para pedagang melakukan semua kerja keras seperti membuat produk, pengiriman produk, menangani transaksi, dll. Afiliasi pemasar tidak bertanggung jawab atas tugas ini dan hanya perlu berfokus pafa mempromosikan link afiliasi mereka.
d. Membuat uang anda
Ketika Anda memiliki link afiliasi Anda pada situs web yang tersedia sepanjang waktu, Anda tidak diharuskan untuk tetap berhubungan dengan pelanggan. Namun, orang dapat mengunjunginya setiap saat. Jika mereka menyukai prpduk Anda, mereka dengan mudah dapat membelinya dengan hanya mengklik link yang diberikan.
e. Menembus paaar dengan cepat
Anda dapat memilih pasar panas setiap saat untuk memilih produk yang Anda ingin menjual.
2) Manfaat Bagi Pedagang
a. Produk-produk dari pedagang yang berbeda diiklankan oleh banyak pemasar afiliasi pada saat yang sama.
Jika peringkat halaman situs web merchan dan pemasaran afiliasi-nya tinggi, maka pembeli Anda akan mengunjungi halaman produk.
b. Setelah afiliasi baru saja memperluas pasar pedagang, jangan pilih afiliasi membabi buta.
Lakukan penelitian untuk mengetahui apakah situs afiliasi yang berhubungan dengan bisnis Anda atau tidak. Jika website afiliasi marketer adalah pencocokan produk tema Anda, maka ada kemungkinan lebuh banyak penjualan.
c. Afiliasi sedang melakukan kerja keras iklan untuk produk Anda.
Jika afiliasi Anda melakukan pekerjaan yang baik maka Anda tidak perlu menghabiskan waktu ekstra dan uang untuk iklan. Hanya berkonsentrasi pada peningkatan kualitas produk dan meluncurkan produk baru.
C. KENDALA AFILIASI PEMASARAN
1) Terlalu Hard Sell
Ya, kata “marketing” adalah bagian dari frase affiliate marketing, tetapi untuk sebagian besar, tugas utama sebagai affiliate sebenarnya adalah tidak untuk menjual, itu adalah tugas dari halaman penjualan link affiliate yang mengarahkan pembaca.
Biasanya ketika pertama kali mulai, para affiliate marketer terlalu menggebu-gebu sehingga membuat konten dengan kata-kata berisi link yang kadang tertulis seperti contohnya “Beli Sekarang”, sehingga terkesan hard sell.
affiliate marketing
Hal tersebut tidak membantu mengedukasi pembaca mengapa mereka harus memiliki produk atau bergabung dengan program tersebut.
Anda bisa memposisikan diri dengan hanya ingin mereka untuk mengklik link yang membuat Anda mendapatkan komisi.
2) Terlalu Banyak Mengikuti Program Affiliate Marketing
Banyak affiliate marketer baru yang bergabung pada banyak program afifliate.
Sebagai affiliate marketer baru, semangat untuk mendapatkan banyak keuntungan dapat membuat mereka bergabung pada banyak program affiliate.
Namun, hal tersebut dapat membuat upaya Anda tidak berjalan dengan maksimal. Fokus Anda Akan banyak terpecah karena banyaknya yang Anda ikuti.
Pilih program affiliate Anda dengan bijaksana dan yang tidak membebani diri sendiri.
Sebaiknya Anda fokus pada 2-3 program affiliate yang berkualitas saja.
3) Tidak Melacaknya
Mengapa ini kesalahan? Sangat sederhana, ketika Anda menghasilkan penjualan, Anda ingin tahu dari mana penjualan tersebut berasal.
Hal ini memungkinkan Anda untuk tahu mana halaman yang mengonversi dengan baik sehingga Anda dapat tumbuh dan mengembangkan kampanye tersebut.
Anda bisa menggunakan bit.ly untuk melacak link affiliate Anda. Atau juga bisa menggunakan tool yang lebih powerful seperti hypertracker.
4) Tidak Melakukan Perbandingan
Salah satu taktik terbaik yang mengonversi untuk menjual produk affiliate online adalah membandingkan produk satu dengan yang lain.
Ketika orang berada dalam mode membeli suatu produk, mereka cenderung mempersempit menjadi 2 atau 3 pilihan, dan memerlukan bantuan untuk membuat pilihan yang terbaik untuk mereka.
Anda bisa memberikan perbandingan 2 atau 3 produk affiliate tersebut dalam konten di website Anda.
5) Mudah Tergoda Program Affiliate Marketing yang Baru Muncul.
Ini adalah salah satu kesalahan fatal yang bisa terjadi pada affiliate marketer baru.
Bahkan, hal itu dapat menyebabkan masalah yang sangat besar untuk afiliasi marketer yang sudah berpengalaman juga.
Sesuatu yang terlihat “menjanjikan” datang melalui kotak masuk email atau disebutkan dalam forum yang Anda sering baca atau dengar.
D. WEBSITE PENYEDIA AFILIASI
1. Lazada
Selain menjadi pengusaha yang berjualan online di Lazada, pengguna juga dapat memanfaatkan Affiliate Marketing Program milik salah satu e-commerce terbesar di Asia Tenggara ini.
Komisi yang didapatkan oleh affiliator minimum 1.2% dan maksimum 12%, tergantung jenis kategori produk dan barang.
Program pemasaran afiliasi di Lazada terbilang sangat jelas mulai dari alur pendaftaran, pembayaran komisi, perolehan trafik, keuntungan, dan sebagainya.
Calon pendaftar dapat membaca persyaratannya lebih lanjut di laman prmosi afiliasi Lazada.
2. Bukalapak
Bukalapak juga membuka program pemasaran afiliasi bernama BukaSend yang ingin mendapatkan uang hingga 1 juta dalam sehari via online
Program tersebut terbuka bagi seluruh influencer, blogger, pemilik website, dan pendaftar yang telah memenuhi persyaratan.
Sedangkan pendapatan komisi dihitung menggunakan metode CPS (Cost per Sale) dan tergantung jasa kurir yang digunakan untuk kirim barang.
Rate komisi berkisar dari 5%, 8%, dan 10% dengan syarat pendaftaran yang cukup sederhana.
3. Blibli
Anak perusahaan Djarum ini juga menyediakan Blibli Affiliate, sebuah peluang usaha sampingan minim modal yang akan memberikan komisi 1% hingga 4% dari setiap barang yang terjual melalui referensi affiliator.
Penghasilan akan ditransfer setelah affiliate partner atau affiliate marketer telah mencapai transaksi minimum Rp500.000,00 untuk wilayah lokal dan Rp10.000.000,00 bagi pengguna internasional.
Walaupun terbilang tidak begitu banyak, tetapi syarat pendaftaran pemasaran afiliasi di Blibli tergolong mudah dan cepat.
4. Shopee
Shopee Affiliates Program menjadi situs berikutnya yang sangat populer dan digemari oleh banyak affiiator dalam memperoleh cuan tambahan di marketplace.
Bahkan grup Shopee Affiliates di media sosial pun cukup ramai dengan penghuninya yang mencapai 10 ribu hingga 37 ribu anggota.
Menurut berbagai pengalaman setelah menjadi bagian dari Shopee Afiliasi, aplikasi ini memang cocok dan direkomendasikan untuk pemula di Indonesia seperti, anak sekolah 17 tahun ke atas, mahasiswa, dan para pekerja yang tengah mencari sumber cuan.
Rata-rata pemula bahkan mampu mendapatkan 400 ribu sampai dua juta rupiah dalam satu bulan bila mampu memaksimalkan media sosialnya dengan baik untuk memasarkan produk.
Ikut serta dalam kegiatan Affiliate Marketing menjadi salah satu cara terbaik untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari internet. Namun, manakah situs penyedia program affiliate marketing yang paling menguntungkan?
Saking banyaknya program pemasaran afiliasi di jagat maya membuat masyarakat kebingungan memilih platform yang harus diakses.
Ya walaupun memang sama-sama memberikan keuntungan, tetapi yang membedakan antara satu situs dengan lainnya adalah peraturan serta kebijakannya.
Oleh karena itu, sebagai affiliator atau affiliate marketer pemula, kenali dulu kriteria dan karakteristik situs yang hendak diakses!
5. Tokopedia
Tokopedia Affiliate Program memberikan persyaratan yang lebih fleksibel bagi para affiliate marketer-nya.
Maksudnya, setiap pendaftar tidak diwajibkan memiliki akun social media dengan followers belasan sampai ratusan ribu.
Komisi yang akan diperoleh bagi affiliator sebesar 1% (kategori gadget, otomotif, serta produk elektronik) hingga 10% untuk makanan dan perlengkapan rumah tangga.
Nominal tersebut dihitung dari jumlah klik link atau kunjungan konten dan keseluruhan produk yang berhasil terjual lewat referensi afiliator.
Lumayan banget kan kalau penghasilannya diperoleh dari dua sumber perhitungan?
6. Shopify
Bergabung dengan Shopify Affiliate Marketing Program dapat menghasilkan beragam jenis keuntungan.
Tidak hanya secara finansial tetapi juga pengalaman sebagai reviewer yang bekerja mengulas produk serta memberikan referensi bagi pembeli akhir.
Namun agar dapat mencarikan komisi dari Shopify, para affiliate partner harus membuat dan daftar akun PayPal terlebih dahulu sebagai alat pembayaran satu-satunya.
Sementara minimun penghasilan yang akan ditransfer ke akun PayPal minimum US$25 atau senilai Rp382.000,00 (tiga ratus delapan puluh dua ribu rupiah).
7. Amazon
Tata cara menjadi Affiliate Amazon memang perlu dipelajari secara mendetail agar tidak ada satu pun yang terlewat.
Namun, situs penyedia program affiliate marketing terbaik asal Amerika ini punya konsep yang unik dan menjanjikan.
Menurut laporan ZipRecruiter, pembayaran komisi secra nasional lewat Amazon Affiliate Marketing berkisar US$55.434 atau Rp847.000,00 setiap tahunnya.
Satu persen dari para affiliate marketer mampu mencetak penghasilan antara Rp1.700.000,00 hingga Rp1.850.000,00, sementara 10% terendah memperoleh Rp252.000,00 sampai Rp397.000,00.
8. Rakuten
Selain menjadi situs survey online penghasil pundi-pundi dollar, Rakuten juga menjadi platfrom penyedia program afiliasi bagi para blogger, reviewer, influencer, dan masyarakat di dunia.
Para affiliate publisher (sebutan untuk affiliator Rakuten) yang ingin mendaftar pemasaran afiliasi di website Rakuten harus memenuhi beberapa unsur.
Seperti blog yang aktif dengan views atau rating tinggi, blog sudah lolos AdSense, media sosial dalam mode publik, dan sebagainya.
Sebagai situs penyedia program affiliate marketing yang merambah pemasaran internasional, Rakuten akan membayar affiliate publisher mulai dari US$10 ke atas tergantung pencapaian member
9. Canva
Website desain grafis seperti Canva juga menyediakan pemasaran afiliasi bagi affiliator yang ingin menghasilkan keuntungan tambahan sampai US$36 atau senilai Rp551.000,00.
Bagi affiliator yang ingin bergabung dengan Canva Affiiliate Marketing hanya perlu melengkapi langkah-langkah dan formulir yang disediakan.
Usai selesai melakukan registrasi, affiliate marketer dapat mempromosikan link canva pro atau mengajak orang lain agar bergabung menggunakan layanan dan produk Canva.
Ya, Canva ternyata bukan sebatas platform untuk jual beli foto dan desain saja, melainkan juga menawarkan beragam kesempatan bagi siapa pun untuk mendapatkan pemasukan lewat link referral.
10. Accesstrade
Situs Accesstrade menawarkan peluang bisnis online bagi masyarakat yang ingin mencari pekerjaan sampingan tanpa harus mengorbankan atau menggangu pekerjaan utama.
Setiap brand yang bermitra dengan Accesstrade memberikan upah atau komisi berbeda satu sama lain.
Misalnya seperti Adidas yang akan membagikan komisi hingga 4.2% bagi publisher (affiliator) jika mampu mendatangkan pembeli dan berbelanja ke e-commerce mereka.
Website garapan Interspace Co,.Ltd ini telah berdiri sejak 20o1 dan telah mendapat kunjungan dari puluhan negara di dunia.
11. Exnessaffiliates
Exnessaffiliate bergerak di bidang trading Forex, sehingga bagi publisher yang ingin mengantongi sejumlah pendapatan lewat situs ini haruslah mampu mengajak pengunjung melakukan deposit serta trading lewat Exness.
Barulah setelah itu, komisi akan masuk ke akun para affiliate marketer dan bisa dicairkan melalui berbagai metode pembayaran.
Publisher dapat memilih ingin menggunakan Webmoney atau kartu kredit maupun debit berlogo VISA dan Mastercard.
12. Telega.io
Telega merupakan platform yang menyediakan jasa iklan bagi para pebisnis dan pengusaha agar produknya makin dikenal oleh publik.
Pemasaran dan iklan tersebut dilakukan melalui Channel Telegram, sehingga affiliator yang mampu mendatangkan klien atau advertiser sampai menggunakan jasa Telega, maka berhak memperoleh komisi 3.9% setiap terjadinya transaksi secara resmi.
E. CARA MELAKUKAN AFILIASI PEMASRAAN
Beberapa cara umum melakukan afiliasi pemasaran diantaranya:
1. Pay Per Click
Ini mengacu pada model iklan Internet di mana pengiklan membayar Jika pengguna mengeklik iklan. Dalam teknik iklan, iklan yang relevan dengan isi halaman web ditampilkan bersama dengan konten. Ini meningkatkan kemungkinan pengguna web mengeklik pada iklan. Tergantung pada jumlah klik iklan menerima, mengisi website pengiklan.
2. Perbandingan Belanja
Ada beberapa situs belanja online dan portal belanja di Internet. Banyak dari mereka menampilkan daftar perbandingan harga dari produk yang mereka tawarkan untuk dijual. Portal belanja banyak mendukung layanan perbandingan harga, di mana pengguna dapat membandingkan efektivitas biaya produk yang kompetitif dan pelayanan sebelum pembelian aktual.
3. Pay Per Lead
Dalam jenis ini, setiap kali klien register di situs web merchant sebagai akibat dari iklan di situs afiliasi, yang ditentukan jumlah uang yang diberikan kepada afiliasi.
4. Pay Per Sale
Dalam metode ini, untuk setiap penjualan yang dihasilkan dari iklan yang ditampilkan di situs afiliasi ini, bagian laba yang diberikan kepada afiliasi.
5. Bisnis Promosi Melalui Website
Banyak situs menawarkan hadiah berbasis penawaran pembelian. Mereka menawarkan diskon dan rabat kepada pelanggan yang memilih untuk membeli secara online. Beberapa dari mereka menawarkan layanan pengiriman gratis untuk pelanggan. Lainnya menampilkan review produk dan artikel tentang produk dan jasa, sehingga mendorong pembaca untuk membelinya. Beberapa bisnis lebih suka menggunakan situs pribadi untuk berkomunikasi dengan pelanggan potensial mereka. Situs pribadi, telah pada kenyataannya, menjadi faktor utama munculnya pemasaran afiliasi.
6. E-mail, Blog, dan Forum
Usaha kecil sering menggunakan teknik pemasaran email untuk mencapai promosi bisnis. Mereka menggunakan email untuk mengembangkan hubungan dengan pelanggan dan mendapatkan umpan balik pelanggan. Email sering digunakan untuk membawa iklan dan pesan promosi. Bisnis dapat menjelaskan peran bisnis mereka dan berbicara tentang produk dan layanan melalui blog. Forum berfungsi sebagai platform online untuk interaksi dengan pelanggan.
F. MELAKUKAN AFILIASI PEMASARAN
Sebagai contoh menggunakan Shopee Affiliate :
Mengingat Shopee adalah e-commerce terbesar di Indonesia, program ini jelas sangat menggiurkan. Terlebih, kalau kita punya banyak relasi dan pengikut di media sosial. Kalau masih bingung cara kerja Shopee Affiliates, silahkan simak ulasan berikut ini.
Setelah akun shopee Affiliate aktif dan sudah terverivikasi, selanjutnya kamu bisa memilih barang yang dipromosikan dari Shopee Mall atau Toko Star. Agar capat dapat komsisi, sebaiknya pilih produk yang berpotensi laku di pasaran.
Kemudian salin link afiliasi yang tertera di masing-masing produk. Selanjutnya bagikan link tersebut ke FB, Twitter, Instagram, atau TikTok.
Nah, jika ada yang mengklik link afiliasi kamu dan melakukan transaksi di Shopee, kamu akan mendapatkan komisi dengan besaran yang sudah ditentukan.
Perhitungan komisinya kira-kira seperti ini: pengguna yang pertama kali berbelanja di Shoppe, kamu mendapatkan komisi 10%. Sedangkan pengguna lama atau yang sudah pernah berbelanja di Shopee, kamu dapat komisi 3%.
G. KONSEP DASAR PEMASARAN ONLINEN (ONLINE MARKETING)
1. Apa itu Pemasaran Online?
Pemasaran online adalah praktik memanfaatkan saluran berbasis web untuk menyebarkan pesan tentang merek, produk, atau layanan perusahaan kepada calon pelanggannya. Metode dan teknik yang digunakan untuk pemasaran online termasuk email, media sosial, periklanan tampilan, optimisasi mesin pencari, dan banyak lagi. Tujuan pemasaran adalah untuk menjangkau calon pelanggan melalui saluran di mana mereka menghabiskan waktu untuk membaca, mencari, berbelanja, atau bersosialisasi secara online.Adopsi Internet yang meluas untuk bisnis dan penggunaan pribadi telah menghasilkan banyak saluran baru untuk keterlibatan periklanan dan pemasaran, termasuk yang disebutkan di atas. Ada juga banyak manfaat dan tantangan yang melekat pada pemasaran online, yang menggunakan media digital terutama untuk menarik, melibatkan, dan mengkonversi pengunjung virtual ke pelanggan.Pemasaran online berbeda dari pemasaran tradisional, yang secara historis mencakup media seperti iklan cetak, billboard, televisi, dan radio.Sebelum saluran pemasaran online muncul, biaya untuk memasarkan produk atau layanan sering kali mahal, dan secara tradisional sulit diukur. Pikirkan kampanye iklan televisi nasional, yang diukur melalui kelompok fokus konsumen untuk menentukan tingkat kesadaran merek. Metode-metode ini juga tidak cocok untuk eksperimen terkontrol. Saat ini, siapa pun yang memiliki bisnis online (dan juga sebagian besar bisnis offline) dapat berpartisipasi dalam pemasaran online dengan membuat situs web dan membuat kampanye akuisisi pelanggan dengan biaya kecil hingga tanpa biaya. Produk dan layanan pemasaran tersebut juga memiliki kemampuan untuk bereksperimen dengan pengoptimalan untuk menyempurnakan efisiensi dan ROI kampanye mereka.
2. Manfaat Pemasaran Online
Manfaat utama menggunakan saluran online untuk memasarkan bisnis atau produk adalah kemampuan untuk mengukur dampak saluran apa pun yang diberikan, serta bagaimana pengunjung yang diperoleh melalui saluran yang berbeda berinteraksi dengan situs web atau pengalaman laman landas. Dari pengunjung yang melakukan konversi ke pelanggan yang membayar, analisis lebih lanjut dapat dilakukan untuk menentukan saluran mana yang paling efektif dalam memperoleh pelanggan berharga.Analisis untuk pengalaman web atau aplikasi seluler dapat membantu menentukan hal berikut:
•Saluran pemasaran online mana yang paling hemat biaya dalam memperoleh pelanggan, berdasarkan tingkat konversi pengunjung ke pelanggan, dan biaya pengunjung tersebut.
•Saluran mana yang efektif dalam memperoleh dan mendorong nilai umur yang lebih tinggi bagi pelanggan – seperti pemasaran email, yang mendorong pembelian berulang kepada pelanggan sebelumnya.
•Kohort pelanggan mana yang menunjukkan perilaku keterlibatan yang kuat dan potensi tinggi untuk upsells – seperti perangkat lunak atau aplikasi seluler, yang berharap untuk menjual lebih banyak produk kepada pelanggan dengan keterlibatan tinggi.
3. Tools Pemasaran Online
Ada sejumlah alat yang dapat digunakan untuk membangun dan memelihara program pemasaran online yang kuat:
•Email Pemasaran
•Pemasaran media sosial
•Search Engine Optimization (SEO)
•Menampilkan iklan
•Search Engine Marketing (SEM)
•Acara & Webinar
•Pengujian A / B & Pengoptimalan Situs Web
•Pemasaran Konten
•Pemasaran Video
•Analisis Pemasaran
•Otomasi Pemasaran
•Customer Relationship Management (CRM)
•Sistem Manajemen Konten (CMS)
4. Contoh Pemasaran Online
Beberapa contoh kampanye pemasaran online meliputi:
a. Canon
Mengiklankan kata kunci pencarian yang berkaitan dengan “fotografi” di Google, Yahoo, dan mesin pencari Bing untuk memasarkan kamera mereka ke audiens yang relevan.
b. Whole Foods
Mengumpulkan alamat email di situs web mereka untuk mengiklankan produk, penjualan, dan acara baru di toko mereka.
c. Dove
Membuat iklan video dan membagikannya dengan audiens mereka di Facebook, Twitter, dan jejaring sosial lainnya untuk mempromosikan percakapan yang menyenangkan tentang merek dan produk mereka.
Meskipun pemasaran online menciptakan banyak peluang bagi bisnis untuk mengembangkan kehadiran mereka melalui internet dan membangun pemirsa mereka, ada juga tantangan yang melekat dengan metode pemasaran ini. Pertama, pemasaran dapat menjadi impersonal, karena sifat pesan dan pengiriman konten virtual ke khalayak yang diinginkan. Pemasar harus menginformasikan strategi mereka untuk pemasaran online dengan pemahaman yang kuat tentang kebutuhan dan preferensi pelanggan mereka. Teknik seperti survei, pengujian pengguna, dan percakapan langsung dapat digunakan untuk tujuan ini.
Pemasaran online juga bisa ramai dan kompetitif. Meskipun peluang untuk menyediakan barang dan jasa di pasar lokal dan berjangkauan luas memberdayakan, persaingan dapat menjadi signifikan. Perusahaan yang berinvestasi dalam pemasaran online mungkin menemukan perhatian pengunjung sulit untuk ditangkap karena jumlah bisnis juga memasarkan produk dan layanan mereka secara online. Pemasar harus mengembangkan keseimbangan membangun proposisi nilai unik dan merek suara saat mereka menguji dan membangun kampanye pemasaran di berbagai saluran.
5. Bagaimana Memulai Pemasaran Online
Langkah pertama untuk memulai dengan pemasaran online adalah mengevaluasi sasaran Anda dan memastikannya terukur. Apakah Anda berharap untuk mendaftar 100 pelanggan baru? Hasilkan 1.000 prospek untuk meningkatkan proses penjualan B2B Anda? Bangun basis subscriber email 10.000 orang?
Setelah itu, Anda perlu membuat pilihan tentang bagaimana membangun kehadiran online yang membantu Anda mencapai tujuan itu. Mungkin Anda perlu membuat situs e-commerce. Jika Anda tertarik untuk memublikasikan konten untuk mendorong kesadaran dan pelanggan, lihat cara menyiapkan blog. Situs web atau laman landas sederhana dengan formulir pengambilan prospek dapat membantu Anda mulai mengembangkan merek dan menghasilkan lalu lintas. Platform analitik dasar (seperti Google Analytics, yang gratis) dapat membantu Anda mulai mengukur bagaimana Anda melacak menuju tujuan awal Anda.
H. Komponen Pemasaran Online
Pemasaran online adalah suatu pemasaran yang dilakukan dengan menggunakan jaringan internet. Oleh karena itu, agar suatu pemasaran dapat dikatakan sebagai pemasaran online harus memiliki beberapa komponen, antara lain:
1). Content Marketing
Konten merupakan salah satu komponen utama dalam pemasaran online. Konten merupakan alat untuk menarik prospek dan pelanggan potensial ke website, toko online (e-commerce), dan blog. Bentuk dari konten dapat berupa artikel, blog, how-to, e-book, presentasi, video, dan audio. Konten berkualitas dan bermanfaat bagi pembaca akan meningkatkan kepercayaan, mempererat hubungan antara pemilik konten dengan pembacanya serta meningkatkan rating pengunjung.
2). Search Engine Marketing
Mesin pencari merupakan tempat pertama pelanggan mencari informasi bisnis, produk atau jasa sebelum memutuskan membeli sesuatu. Google menjadi rujukan pencarian di internet, mencari perusahaan, produk, brand, atau kata-kata. Kunci penting terkait produk sebaiknya dapat merujuk ke informasi di website.
3). Email Marketing
Email Marketing memilki fungsi untuk tetap menjaga hubungan baik dengan klien atau prospek bisnis Anda, sehingga Anda tetap terlintas dipikiran mereka, saat mereka membutuhkan sesuatu. Email Marketing umumnya dipahami sebagai media yang digunakan untuk berpromosi berisikan informasi produk dan jasa yang ditujukan kepada kelompok pengguna internet.
4). Online Public Relation
E-PR (Electronic Public Relations), Cyber PR, Online PR, atau PR on the net adalah kegiatan PR yang menggunakan internet sebagai media komunikasi. Media internet dimanfaatkan oleh PR untuk membangun merek (brand) dan memelihara kepercayaan publik. Strategi online PR adalah membidik website berita dan komunitas online yang berorientasi khusus.
5). Social Media Marketing
Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya dapat dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia Media sosial merupakan alat promosi bisnis yang efektif karena dapat diakses oleh siapa saja, sehingga jaringan promosi dapat lebih luas. Media sosial menjadi bagian yang sangat diperlukan oleh pemasaran bagi banyak perusahaan dan merupakan salah satu cara terbaik untuk menjangkau pelanggan dan klien.
6). Online Advertising
Online advertising adalah metode periklanan dengan menggunakan internet dan World Wide Web dengan tujuan menyampaikan pesan pemasaran (promosi) untuk menarik pelanggan. Iklan umumnya memiliki 2 tujuan yaitu Branding dan Sales, atau sekaligus kedua-duanya. Setelah menentukan tujuan, maka selanjutnya memilih media promosi sesuai profil target market dan anggaran. Contoh. Iklan banner iklan pay per click (Google AdWords), media sosial (blog) dan jejaring sosial (Facebook).
7). Website
Website merupakan media promosi yang paling popular. Website dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan hyperlink. Pada umumnya tujuan pembuatan website untuk mendatangkan pengunjung potensial sebanyak-banyaknya, dengan harapan semakin banyak orang yang dapat melihat informasi yang disediakan, maka semakin banyak pula orang yang mengenal dan tertarik pada produk/jasa yang ditawarkan.
8). Conversion
Konversi merupakan teknik memetakan kunjungan sebuah website atau toko online. Penjual harus mampu menganalisis komposisi kunjungan, berapa banyak pengunjung website, berapa persen pengunjung yang meng-klik tombol pembelian, dan berapa persen orang yang benar-benar membeli.
I. MENYUSUN LAPORAN DIGITAL MARKETING
Berikut ini kita akan membahas langkah praktik dalam menyusun laporan digital marketing. Kita akan menggunakan contoh laporan untuk paid channels, namun konsep ini tetap bisa diterapkan di channel lainnya.
a. STEP 1 - Seleksi Data
Langkah pertama adalah mengidentifikasi metriks yang diperlukan sesuai dengan KPI yang ditentukan. Jika kamu membuka dashboard Google Analytics, Facebook Ads Manager, Google Ads, dan lainnya; maka kamu akan disuguhkan dengan banyak sekali data dan metriks. Namun, klien maupun perusahaan biasanya hanya tertarik dengan beberapa metriks saja dan melaporkan semuanya justru dapat membuat mereka kewalahan.
Contoh Dashboard Facebook Ads Manager. Pilih metriks yang dibutuhkan (kotak hitam) pada custom column (kotak merah) lalu unduh melalui report export table data (kotak hijau)
Dalam e-commerce, metriks yang wajib untuk dilampirkan adalah:
• Conversion
• Cost [$]
• Revenue [$]
Selain itu, ada metriks turunan yang bisa ditambahkan yaitu:
- Cost per Result [$]
- ROAS/Return on Ad Spend
- Average Order Value [$]
Perusahaan pada dasarnya akan memperhatikan “Return on Investment (ROI)”- berapa biaya yang dikeluarkan untuk kampanye marketing, dan berapa hasil revenue maupun jumlah penjualan yang didapatkan dari biaya tersebut. Maka, metriks yang berhubungan dengan informasi tersebut wajib ada ketika membuat laporan untuk perusahaan.
Contoh Dashboard Google Ads. Pilih metriks yang dibutuhkan (kotak hitam) pada custom column (kotak merah) lalu unduh melalui download (kotak hijau)
Selain itu, ada beberapa, sebagai digital marketer ada metriks lain yang perlu kamu perhatikan:
• Click
• Impression
• CPC/Cost per Click [$]
• CTR/Click-through-Rate [%]
• Bounce Rate [%]
• Frequency
• Quality Score
• Conversion Rate [%]
Metriks ini biasanya tidak menjadi prioritas utama klien, maka laporkan jika ada penemuan menarik saja. Di lain sisi, data ini sangat penting untuk internal tim marketing agar memonitor dan mengevaluasi targeting maupun ad yang dijalankan.
Catatan:
Ketika memilih metriks tambahan lain, kamu bisa memulai dengan argumen yang ingin disampaikan dan mencari data/metriks yang bisa mendukung hipotesa tersebut.
b. STEP 2 - Mengolah dan Visualisasi Data
Data yang sudah dipilih kemudian dapat diunduh dan dapat diproses melalui berbagai tools. Yang paling umum digunakan adalah Google Sheets atau Microsoft Excel. Agar raw data juga dapat diakses oleh para stakeholder dengan mudah, maka disarankan untuk menggunakan Google Sheet yang online. Ada beberapa rumus yang wajib kamu kuasai jika menggunakan tools ini: pivot table, vlookup/hlookup, filter, sum/count/average. Untuk mempelajari berbagai rumus Google Sheet, cek di sini. Agar mudah dimengerti, data kuantitatif yang sudah diolah di tabel kemudian perlu divisualisasikan dengan menggunakan chart/grafik. Ada 2 jenis dasar yang perlu dikuasai yaitu Bar Chart dan Line Chart, beserta beberapa turunannya seperti gambar berikut:
Selain itu, sekarang sudah ada pilihan lain yang lebih memudahkan digital marketer untuk melakukan otomatisasi laporan yaitu Google Data Studio. Ini adalah tools yang disediakan oleh Google untuk memudahkan visualisasi data yang tersambung langsung ke platform seperti Google Ads, Youtube Analytics, Google Analytics, dan platform google lainnya. Di awal, kamu perlu memberikan upaya ekstra untuk membentuk dashboard yang informatif namun juga atraktif secara visual. Namun jika sudah terbentuk, kamu hanya perlu mengganti Date Range di setiap minggunya dan data otomatis akan berganti di dashboard tersebut. Pilihan chart yang tersedia kurang lebih serupa dengan Google Sheet, ada Bar Chart, Line Chart, Pie Chart dan tambahan menarik lain seperti Scorecard dan Geo chart.
Contoh Template dari Google Data Studio. Ada source data (kiri atas), date range (kanan atas), score card, line chart dan geo chart.
Catatan:
Ingat untuk memastikan bahwa periode waktu tepat dan konsisten. Misalkan, hitungan periode mingguan (7 hari) adalah dari hari Sabtu sampai Jumat minggu depannya. Tidak ada ketentuan yang baku untuk ini, namun pastikan untuk selalu konsisten supaya tidak ada data yang overlapping.
c. STEP 3 - Analisa Data dan Actionable Optimization
Ketika sudah memiliki visualisasi data yang jelas, maka kita dapat dengan mudah membaca tren dan performa dari kampanye, targeting, maupun kreatif iklan. Satu hal yang perlu dipahami adalah angka tidak bisa berdiri sendiri, ia harus memiliki pembanding (benchmark) sehingga pembaca dapat mengukur keberhasilannya. Pembanding bisa berasal dari data umum; misalnya rata-rata conversion rate untuk industri kamu adalah x%, atau juga dari data sendiri seperti membandingkan kampanye A dan B. Kamu juga bisa menganalisa data dengan membandingkannya dari week per week, MTD to MTD, bahkan Q per Q-- apakah angkanya meningkat atau menurun? Apa alasannya?
Yang diinginkan adalah :
Jika data yang ditemukan tidak sesuai dengan target tersebut, maka kita harus melakukan actionable optimization. Misalkan; CTR rendah berarti orang kurang tertarik untuk klik varian iklan tersebut maka mungkin perlu mengganti ads kreatifnya, atau jika Bounce Rate tinggi berarti visitor yang mengunjungi landing page langsung keluar maka mungkin perlu memperbaiki kualitas, relevansi maupun kecepatan landing pagenya.
Data-driven berarti bagaimana angka bisa berkata sesuatu (insight) dan pada akhirnya mengarahkan pembaca untuk mengambil langkah strategi yang tepat (recommendation). Jadi jika hanya dibaca saja tanpa melakukan perubahan agar optimal, laporan data itu akan sia-sia. Maka, actionable optimization menjadi panduan kita untuk langkah berikutnya dan menjadi awal pembahasan di laporan berikutnya.
Catatan:
MTD adalah Month to Date/tanggal sampai bulan ini, Q adalah Quarter/triwulan
Sumber :
1. https://www.ruangojol.com/2021/06/cara-daftar-shopee-affiliates-syarat.html?m=1
2. https://pintarjualan.id/situs-affiliate-marketing-terbaik/?amp=#amp_tf=Dari%20%251%24s&aoh=16734043614457&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com
3. https://merchant.id/mindset/5-kesalahan-dalam-menjalankan-bisnis-online-dengan-affiliate-marketing/
4. https://journal.revou.co/laporan-digital-marketing/
5. https://www.hestanto.web.id/konsep-dasar-pemasaran-online/amp/#amp_tf=Dari%20%251%24s&aoh=16734078163625&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com
6. https://mekari.com/blog/laporan-penjualan/
7. http://www.fajardaulay.com/2020/08/komponen-pemasaran-online.html?m=1
Kelompok 6 :
1. Andini Rahma (10)
2. Aura eka (16)
3. Bazza ulinuha (18)
4. Chatrin fatia (22)
5. Citra Indri (25)


















Tidak ada komentar:
Posting Komentar